CONTOH TUGAS JARINGAN DASAR
CONTOH TUGAS JARINGAN DASAR
MAKALAH SISTEM JARINGAN
Nama
Nani
Sumarni
kelas
X
rpl
Mapel
Jaringan
dasar
Tanggal
3
mei 2016
Paraf
Nilai
|
Nama
|
Nani
Sumarni
|
|
kelas
|
X
rpl
|
|
Mapel
|
Jaringan
dasar
|
|
Tanggal
|
3
mei 2016
|
|
Paraf
|
|
|
Nilai
|
|
SMK NEGERI 1 TALAGA
Tahun Ajaran 2015/2016
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan
teknologi jaringan komputer
dewasa ini semakin pesat seiring
dengan kebutuhan masyarakat akan layanan yang memanfaatkan jaringan komputer.
Pada sistem jaringan komputer, protokol merupakan suatu bagian yang paling
penting. Protokol jaringan yang umum
digunakan adalah IPv4. Akan tetapi
protokol telah berumur lebih
dari 20 tahun masih terdapat
beberapa kekurangan dalam menangani jumlah
komputer dalam suatu jaringan
yang
semakin
kompleks. Telah dikembangkan protokol jaringan baru, yaitu IPv6 yang merupakan
solusi dari masalah diatas. IPv6 menawarkan fitur dan fungsionalitas
yang lebih dari IPv4
seperti ruang pengalamatan yang
jauh lebih besar, fitur
keamanan IPSec, penanganan lalu
lintas multimedia di internet,
dan lain-lain. Namun, protokol
baru ini belum banyak
diimplementasikan pada jaringan-jaringan di dunia.
1.2 Perumusan Masalah
1.Apa itu jaringan
dasar komputer
2.Apa saja yang
termasuk jaringan dasar
1.3 Tujuan
1.Memperdalam
Jaringan dasar
2.Memenuhi alah
satu tugas produktif
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1.Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah kumpulan dari
sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau perangkat
jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi
tertentu.Perangkat yang terhubung dengan jaringan disebut juga sebagai node.
Hal ini memungkinkan pengguna dapat bertukar dokumen dan data, mencetak pada
printer yang sama, dan menggunakan sumber daya jaringan
(hardware dan software) ada.
Beberapa manfaat dari jaringan komputer, antara lain:
1. Resource Sharing Yaitu penggunaan sumber daya yang ada
secara bersam-sama.
2. Realiabitas Tinggi Dengan jaringan komputer kita akan
mendapatkan realibitas yang tinggi.
3. Menghemat Uang Perusahaan dapat menghemat peralatan
yang harus digunakan.
4. Sarana Komunikasi Dapat dimanfaatkan oleh perusahaan
atau organisasi untuk berkomunikasi.
JARINGAN PADA KOMPUTER Lengkap dengan Gambar
Friday, August 2, 2013
Jaringan Komputer adalah
sebuah sistem yang terdiri dari komputer dan perangkat lain nya yang bekerja
bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan.
Tujuan dari jaringan computer adalah :
- Membagi Sumber Daya, Contohnya berbagi pemakaian CPU, Harddisk,
Memory.
- Komunikasi, Contohnya Surat Elektronik, Instant Messaging, Chatting.
- Akses Informasi, Contohnya Browsing.
Agar dapat mencapai tujuan yang
sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan
(service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang
memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan
sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan
komputer.
JENIS-JENIS JARINGAN PADA KOMPUTER
- Local Area Network (LAN).
- Metropolitan Area Network (MAN).
- Wide Area Network (WAN).
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network biasa
disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah
kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah
atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE
802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer
data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi
802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.
Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut
hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai
daya komputasi sendiri,
berbeda dengan
konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada
di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat
berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga
dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang
sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas
atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Mempunyai pesat data yang lebih tinggi.
- Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit.
- Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator
telekomunikasi.
Biasanya salah satu komputer di
antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua
sistem di dalam jaringan.
2. Metropolitant Area Network (MAN)
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN
adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan
tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran,
pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN.
Jangkauan dari MAN ini antara 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang
tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara
pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
3. Wide
Area Network (WAN)
WAN adalah singkatan dari istilah
teknologi informasi dalam bahasa Inggris "Wide Area Network"
merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu
jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat
didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan
saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan
jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna
atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan
komputer di lokasi yang lain.
Berdasarkan Fungsi
Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan
juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus
didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang
tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu
berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
a. Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang
didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh
sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti http://www.google.com yang
dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan
yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id
yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web
server, file server, database server dan lainnya.
b. Peer-to-Peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat
menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file
sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer
(kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang
dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama
data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A
mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses
file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh
A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan Peer to Peer.
Berdasarkan Topologi
Jaringan
Berdasarkan topologi nya, jaringan komputer dapat dibedakan atas :
- Topologi Bus
- Topologi Bintang / Star
- Topologi Cincin / Ring
- Topologi Pohon /Hirarkis
- Topologi Acak / Mesh
Komponen Dasar Jaringan Komputer
Untuk dapat membangun sebuah
jaringan, ada beberapa komponen dasar yang harus dipenuhi yaitu:
Komponen Fisik
a. Unit Komputer
Sediakan minimal 2 unit komputer
atau beberapa komputer sesuai kebutuhan, komputer ini nantinya yang bertindak
sebagai server dan ada juga yang berperan sebagai workstation/client.
b. Kartu Jaringan atau LAN Card ( Network
Interface Card)
Secara kasat mata LAN Card dapat dikenali dengan mudah
dari bentuknya yang umumnya memiliki port (lubang colokan) seperti yang
terdapat pada telepon namun sedikit lebih besar. Komponen ini biasanya sudah
terpasang secara onboard pada beberapa computer yang dijual dipasaran saat ini,
jika belum berarti anda harus menambahkannya dengan cara menanamnya pada slot
PCI/ISA dibagian mainboard komputer anda.
c. Kabel Jaringan
Kabel dalam sebuah jaringan
digunakan sebagai penghubung/konektor. Meskipun sekarang sudah ada teknologi
jaringan tanpa kabel (wireless) namun kabel masih sering digunakan karena mudah
dalam pengoperasiannya. Ada beberapa macam tipe kabel yang biasanya digunakan
untuk membangun sebuah jaringan antara lain:
c.1 Kabel Twisted Pair
Kabel ini terdiri dari beberapa kabel yang saling
melilit. Adapun dua jenis kabel yang termasuk dalam tipe kabel ini yaitu
Shielded Twisted Pair (STP) dengan lapisan aluminium foil dan Unshielded
Twisted Pair (UTP)
c.2 Kabel Coaxial
Tampilan fisik kabel ini terdiri dari kawat tembaga
sebagai inti yang dilapisi oleh isolator dalam lalu dikelilingi oleh konduktur
luar kemudian dibungkus dengan bahan semacam PVC sebagai lapisan isolator luar.
c.3 Fiber Optik
Kabel fiber optic terdiri atas inti serat kaca dan
dibungkus lapisan luar seperti kabel-kabel umumnya.
d. Konektor
Konektor digunakan sebagai sarana
penghubung antara kabel dengan colokan LAN card yang ada di CPU komputer anda.
Jenis konektor ini disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya RJ-45
berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel
coaxial sedangkan tipe kabel fiber optic digunakan konektor ST.
e. Tang Kriping
Tang kriping berfungsi untuk menjepit kabel dengan
konektor yang telah terpasang sehingga tidak mudah lepas pada saat instalasi.
Penggunaan tang ini disesuaikan dengan jenis kabel yang akan anda gunakan untuk
membangun jaringan.
f. Hub
Hub adalah komponen jaringan yang
memiliki colokan (port-port). Umumnya hub memiliki jumlah port mulai dari 4, 8,
16, 24 sampai 32 plus 1 port (uplink) untuk menghubungkan ke server atau ke hub
lain. Hub digunakan untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap
workstation, server atau perangkat lain.
g. Bridge dan Switch
Bridge digunakan untuk
menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah walaupun menggunakan media
penghubung dan model atau topologi berbeda. Jadi mirip dengan jembatan pada
kehidupan sehari-hari kita. Sedangkan Switch bentuknya mirip dengan hub,
bedanya switch lebih pintar karena mampu menganalisa data yang dilewatkan
padanya sebelum dikirim ketujuan. Selain itu juga ia memiliki kecepatan
transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.
h. Router
Router memiliki kemampuan untuk
menyaring atau memfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan
atau protocol tertentu. Seperti bridge, router juga dapat digunakan untuk
menghubungkan beberapa jaringan model LAN bahkan WAN.
Komponen Non Fisik
Selain komponen fisik yang telah
dijelaskan sebelumnya, ada juga komponen non fisik bila kita akan belajar
membangun sebuah jaringan, antara lain :
a. Operating Sistem untuk Komputer
Ada banyak operating system yang
dapat Anda gunakan untuk membangun jaringan komputer. Untuk komputer server
biasanya Microsoft Windows NT 4 Server, MicrosoftWindows 2000 Server,
Microsoft Windows 2003 Server, Microsoft Windows Server 2008,
Novell Netware serta Linux. Sedangkan untuk client/workstation anda dapat
menggunakan Microsoft Windows 98, ME, 2000 Profesional, XP, 7, 8 dan distro
linux.
b. Protokol Jaringan
Protokol Jaringan adalah
aturan-aturan yang digunakan dalam jaringan sehingga komputer-komputer anggota
jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi. TCP/IP
(Tranmission Control Protokol/Internet Protokol) adalah protocol.
Teknik
Pengkabelan
Seperti yang telah dijelaskan
pada sebelumnya, ada beberapa tipe kabel yang dapat digunakan untuk membangun
jaringan komputer atau dalam hal ini LAN. Namun menurut penulis dengan alasan
relatif lebih mudah dalam pengadaan kabel, murah dan sederhana dalam proses
instalasi serta umum digunakan pada saat ini, maka pilihan jatuh pada tipe
kabel Twisted Pair jenis Unshielded Twisted Pair (UTP).
Kabel UTP terdiri dari 8 buah kabel halus yang saling
melilit menjadi 4 pasang. Ke empat pasang kabel tersebut adalah :
- Pasangan kabel warna hijau
dengan Putih lease Hijau
- Pasangan kabel warna Orange
dengan Putih lease Orange
- Pasangan kabel warna Biru
dengan Putih lease Biru
- Pasangan kabel warna coklat
dengan Putih lease Coklat
Kategori
Kabel UTP
Cat 1 : Digunakan untuk perangkat
komunikasi, seperti kabel telepon.
Cat 2 : Kecepatan transfer data
mencapai 4 Megabits per second.
Cat 3 : Biasanya digunakan untuk
topologi token ring dengan kecepatan transfer data mencapai 10 Mbps.
Cat 4 : Kecepatan transfer data
mencapai 16 Mbps
Cat 5 : Kecepatan transfer data
mencapai 100 Mbps
Cat 5e : Kecepatan transfer data
mencapai 100 Mbps – 1 Gigabits.
Cat 6 : Kecepatan transfer data
hingga 2,5 Gigabit Ethernet dalam jarak 100 Meter atau 10 Gigabits dalam jarak
25 Meter.
Standarisasi
Kabel UTP
Pemasangan urutan Kabel UTP
umumnya mengikuti aturan standart international yaitu EIA/TIA 568A dan EIA/TIA
568B. Untuk urutan EIA/TIA 568A urutan kabel nya adalah sebagai berikut :
- Urutan ke 1 : Putih Hijau
- Urutan ke 2 : Hijau
- Urutan ke 3 : Putih Orange
- Urutan ke 4 : Biru
- Urutan ke 5 : Putih Biru
- Urutan ke 6 : Orange
- Urutan ke 7 : Putih Coklat
- Urutan ke 8 : Coklat
Sedangkan urutan EIA/TIA 568B urutan kabelnya adalah
sebagai berikut:
- Urutan ke 1 : Putih Orange
- Urutan ke 2 : Orange
- Urutan ke 3 : Putih Hijau
- Urutan ke 4 : Biru
- Urutan ke 5 : Putih Biru
- Urutan ke 6 : Hijau
- Urutan ke 7 : Putih Coklat
- Urutan ke 8 : Coklat
Tipe
Pemasangan Kabel UTP
Ada 2 jenis tipe pemasangan kabel
UTP pada konektor RJ-45 yaitu type straight dan tipe cross.
a. Tipe Straight
Tipe Straight artinya ujung kabel
yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama
sesuai dengan standart EIA/TIA 568B. Tipe ini digunakan untuk menghubungkan
antara PC ke Switch, Router ke Switch, Router ke Hub dan PC ke Hub.
b. Tipe Cross
Pada tipe ini ujung kabel yang satu menggunakan urutan
standart EIA/TIA 568A dan ujung yang satu nya lagi menggunakan urutan kabel
TIS/EIA 568B. Digunakan untuk menghubungkan PC ke PC, Switch/Hub ke Switch/Hub,
dan PC ke Router.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Jaringan komputer adalah
kumpulan dari sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau
perangkat jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi
3.2
Saran
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang
menjadi pokok bahasan dalam Makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan
kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau
referensi yang ada hubungannya dengan judul Makalah ini.
Kami banyak berharap para kepada pembaca yang budiman untuk memberikan kritik
dan saran yang membangun kepada kami demi sempurnanya Makalah ini dan kami
penulis Makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga Makalah ini berguna
bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi jaringan komputer dewasa ini semakin pesat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan layanan yang memanfaatkan jaringan komputer. Pada sistem jaringan komputer, protokol merupakan suatu bagian yang paling penting. Protokol jaringan yang umum digunakan adalah IPv4. Akan tetapi protokol telah berumur lebih dari 20 tahun masih terdapat beberapa kekurangan dalam menangani jumlah komputer dalam suatu jaringan yang
semakin kompleks. Telah dikembangkan protokol jaringan baru, yaitu IPv6 yang merupakan solusi dari masalah diatas. IPv6 menawarkan fitur dan fungsionalitas yang lebih dari IPv4 seperti ruang pengalamatan yang jauh lebih besar, fitur keamanan IPSec, penanganan lalu lintas multimedia di internet, dan lain-lain. Namun, protokol baru ini belum banyak diimplementasikan pada jaringan-jaringan di dunia.
1.2 Perumusan Masalah
1.Apa itu jaringan dasar komputer
2.Apa saja yang termasuk jaringan dasar
1.3 Tujuan
1.Memperdalam Jaringan dasar
2.Memenuhi alah satu tugas produktif
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1.Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah kumpulan dari
sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau perangkat
jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi
tertentu.Perangkat yang terhubung dengan jaringan disebut juga sebagai node.
Hal ini memungkinkan pengguna dapat bertukar dokumen dan data, mencetak pada
printer yang sama, dan menggunakan sumber daya jaringan
(hardware dan software) ada.
Beberapa manfaat dari jaringan komputer, antara lain:
1. Resource Sharing Yaitu penggunaan sumber daya yang ada
secara bersam-sama.
2. Realiabitas Tinggi Dengan jaringan komputer kita akan
mendapatkan realibitas yang tinggi.
3. Menghemat Uang Perusahaan dapat menghemat peralatan
yang harus digunakan.
4. Sarana Komunikasi Dapat dimanfaatkan oleh perusahaan
atau organisasi untuk berkomunikasi.
JARINGAN PADA KOMPUTER Lengkap dengan Gambar
Friday, August 2, 2013
Jaringan Komputer adalah
sebuah sistem yang terdiri dari komputer dan perangkat lain nya yang bekerja
bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan.
Tujuan dari jaringan computer adalah :
- Membagi Sumber Daya, Contohnya berbagi pemakaian CPU, Harddisk,
Memory.
- Komunikasi, Contohnya Surat Elektronik, Instant Messaging, Chatting.
- Akses Informasi, Contohnya Browsing.
Agar dapat mencapai tujuan yang
sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan
(service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang
memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan
sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan
komputer.
JENIS-JENIS JARINGAN PADA KOMPUTER
- Local Area Network (LAN).
- Metropolitan Area Network (MAN).
- Wide Area Network (WAN).
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network biasa
disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah
kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah
atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE
802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer
data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi
802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.
Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut
hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai
daya komputasi sendiri,
berbeda dengan
konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada
di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat
berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga
dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang
sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas
atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
- Mempunyai pesat data yang lebih tinggi.
- Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit.
- Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator
telekomunikasi.
Biasanya salah satu komputer di
antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua
sistem di dalam jaringan.
2. Metropolitant Area Network (MAN)
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN
adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan
tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran,
pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN.
Jangkauan dari MAN ini antara 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
3. Wide
Area Network (WAN)
WAN adalah singkatan dari istilah
teknologi informasi dalam bahasa Inggris "Wide Area Network"
merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu
jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat
didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan
saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan
jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna
atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan
komputer di lokasi yang lain.
Berdasarkan Fungsi
Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
a. Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang
didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh
sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti http://www.google.com yang
dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan
yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id
yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web
server, file server, database server dan lainnya.
b. Peer-to-Peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat
menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file
sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer
(kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang
dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama
data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A
mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses
file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh
A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan Peer to Peer.
Berdasarkan Topologi
Jaringan
Berdasarkan topologi nya, jaringan komputer dapat dibedakan atas :
Berdasarkan topologi nya, jaringan komputer dapat dibedakan atas :
- Topologi Bus
- Topologi Bintang / Star
- Topologi Cincin / Ring
- Topologi Pohon /Hirarkis
- Topologi Acak / Mesh
Komponen Dasar Jaringan Komputer
Untuk dapat membangun sebuah
jaringan, ada beberapa komponen dasar yang harus dipenuhi yaitu:
Komponen Fisik
a. Unit Komputer
Sediakan minimal 2 unit komputer
atau beberapa komputer sesuai kebutuhan, komputer ini nantinya yang bertindak
sebagai server dan ada juga yang berperan sebagai workstation/client.
b. Kartu Jaringan atau LAN Card ( Network
Interface Card)
Secara kasat mata LAN Card dapat dikenali dengan mudah
dari bentuknya yang umumnya memiliki port (lubang colokan) seperti yang
terdapat pada telepon namun sedikit lebih besar. Komponen ini biasanya sudah
terpasang secara onboard pada beberapa computer yang dijual dipasaran saat ini,
jika belum berarti anda harus menambahkannya dengan cara menanamnya pada slot
PCI/ISA dibagian mainboard komputer anda.
c. Kabel Jaringan
Kabel dalam sebuah jaringan
digunakan sebagai penghubung/konektor. Meskipun sekarang sudah ada teknologi
jaringan tanpa kabel (wireless) namun kabel masih sering digunakan karena mudah
dalam pengoperasiannya. Ada beberapa macam tipe kabel yang biasanya digunakan
untuk membangun sebuah jaringan antara lain:
c.1 Kabel Twisted Pair
Kabel ini terdiri dari beberapa kabel yang saling
melilit. Adapun dua jenis kabel yang termasuk dalam tipe kabel ini yaitu
Shielded Twisted Pair (STP) dengan lapisan aluminium foil dan Unshielded
Twisted Pair (UTP)
c.2 Kabel Coaxial
Tampilan fisik kabel ini terdiri dari kawat tembaga
sebagai inti yang dilapisi oleh isolator dalam lalu dikelilingi oleh konduktur
luar kemudian dibungkus dengan bahan semacam PVC sebagai lapisan isolator luar.
c.3 Fiber Optik
Kabel fiber optic terdiri atas inti serat kaca dan
dibungkus lapisan luar seperti kabel-kabel umumnya.
d. Konektor
Konektor digunakan sebagai sarana
penghubung antara kabel dengan colokan LAN card yang ada di CPU komputer anda.
Jenis konektor ini disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya RJ-45
berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel
coaxial sedangkan tipe kabel fiber optic digunakan konektor ST.
e. Tang Kriping
Tang kriping berfungsi untuk menjepit kabel dengan
konektor yang telah terpasang sehingga tidak mudah lepas pada saat instalasi.
Penggunaan tang ini disesuaikan dengan jenis kabel yang akan anda gunakan untuk
membangun jaringan.
f. Hub
Hub adalah komponen jaringan yang
memiliki colokan (port-port). Umumnya hub memiliki jumlah port mulai dari 4, 8,
16, 24 sampai 32 plus 1 port (uplink) untuk menghubungkan ke server atau ke hub
lain. Hub digunakan untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap
workstation, server atau perangkat lain.
g. Bridge dan Switch
Bridge digunakan untuk
menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah walaupun menggunakan media
penghubung dan model atau topologi berbeda. Jadi mirip dengan jembatan pada
kehidupan sehari-hari kita. Sedangkan Switch bentuknya mirip dengan hub,
bedanya switch lebih pintar karena mampu menganalisa data yang dilewatkan
padanya sebelum dikirim ketujuan. Selain itu juga ia memiliki kecepatan
transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.
h. Router
Router memiliki kemampuan untuk
menyaring atau memfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan
atau protocol tertentu. Seperti bridge, router juga dapat digunakan untuk
menghubungkan beberapa jaringan model LAN bahkan WAN.
Komponen Non Fisik
Selain komponen fisik yang telah
dijelaskan sebelumnya, ada juga komponen non fisik bila kita akan belajar
membangun sebuah jaringan, antara lain :
a. Operating Sistem untuk Komputer
Ada banyak operating system yang
dapat Anda gunakan untuk membangun jaringan komputer. Untuk komputer server
biasanya Microsoft Windows NT 4 Server, MicrosoftWindows 2000 Server,
Microsoft Windows 2003 Server, Microsoft Windows Server 2008,
Novell Netware serta Linux. Sedangkan untuk client/workstation anda dapat
menggunakan Microsoft Windows 98, ME, 2000 Profesional, XP, 7, 8 dan distro
linux.
b. Protokol Jaringan
Protokol Jaringan adalah
aturan-aturan yang digunakan dalam jaringan sehingga komputer-komputer anggota
jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi. TCP/IP
(Tranmission Control Protokol/Internet Protokol) adalah protocol.
Teknik
Pengkabelan
Seperti yang telah dijelaskan
pada sebelumnya, ada beberapa tipe kabel yang dapat digunakan untuk membangun
jaringan komputer atau dalam hal ini LAN. Namun menurut penulis dengan alasan
relatif lebih mudah dalam pengadaan kabel, murah dan sederhana dalam proses
instalasi serta umum digunakan pada saat ini, maka pilihan jatuh pada tipe
kabel Twisted Pair jenis Unshielded Twisted Pair (UTP).
Kabel UTP terdiri dari 8 buah kabel halus yang saling
melilit menjadi 4 pasang. Ke empat pasang kabel tersebut adalah :
- Pasangan kabel warna hijau
dengan Putih lease Hijau
- Pasangan kabel warna Orange
dengan Putih lease Orange
- Pasangan kabel warna Biru
dengan Putih lease Biru
- Pasangan kabel warna coklat
dengan Putih lease Coklat
Kategori
Kabel UTP
Cat 1 : Digunakan untuk perangkat
komunikasi, seperti kabel telepon.
Cat 2 : Kecepatan transfer data
mencapai 4 Megabits per second.
Cat 3 : Biasanya digunakan untuk
topologi token ring dengan kecepatan transfer data mencapai 10 Mbps.
Cat 4 : Kecepatan transfer data
mencapai 16 Mbps
Cat 5 : Kecepatan transfer data
mencapai 100 Mbps
Cat 5e : Kecepatan transfer data
mencapai 100 Mbps – 1 Gigabits.
Cat 6 : Kecepatan transfer data
hingga 2,5 Gigabit Ethernet dalam jarak 100 Meter atau 10 Gigabits dalam jarak
25 Meter.
Standarisasi
Kabel UTP
Pemasangan urutan Kabel UTP
umumnya mengikuti aturan standart international yaitu EIA/TIA 568A dan EIA/TIA
568B. Untuk urutan EIA/TIA 568A urutan kabel nya adalah sebagai berikut :
- Urutan ke 1 : Putih Hijau
- Urutan ke 2 : Hijau
- Urutan ke 3 : Putih Orange
- Urutan ke 4 : Biru
- Urutan ke 5 : Putih Biru
- Urutan ke 6 : Orange
- Urutan ke 7 : Putih Coklat
- Urutan ke 8 : Coklat
Sedangkan urutan EIA/TIA 568B urutan kabelnya adalah
sebagai berikut:
- Urutan ke 1 : Putih Orange
- Urutan ke 2 : Orange
- Urutan ke 3 : Putih Hijau
- Urutan ke 4 : Biru
- Urutan ke 5 : Putih Biru
- Urutan ke 6 : Hijau
- Urutan ke 7 : Putih Coklat
- Urutan ke 8 : Coklat
Tipe
Pemasangan Kabel UTP
Ada 2 jenis tipe pemasangan kabel
UTP pada konektor RJ-45 yaitu type straight dan tipe cross.
a. Tipe Straight
Tipe Straight artinya ujung kabel
yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama
sesuai dengan standart EIA/TIA 568B. Tipe ini digunakan untuk menghubungkan
antara PC ke Switch, Router ke Switch, Router ke Hub dan PC ke Hub.
b. Tipe Cross
Pada tipe ini ujung kabel yang satu menggunakan urutan
standart EIA/TIA 568A dan ujung yang satu nya lagi menggunakan urutan kabel
TIS/EIA 568B. Digunakan untuk menghubungkan PC ke PC, Switch/Hub ke Switch/Hub,
dan PC ke Router.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Jaringan komputer adalah
kumpulan dari sejumlah perangkat berupa komputer, hub, switch, router, atau
perangkat jaringan lainnya yang terhubung dengan menggunakan media komunikasi
3.2
Saran
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang
menjadi pokok bahasan dalam Makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan
kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau
referensi yang ada hubungannya dengan judul Makalah ini.
Kami banyak berharap para kepada pembaca yang budiman untuk memberikan kritik dan saran yang membangun kepada kami demi sempurnanya Makalah ini dan kami penulis Makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga Makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya
Kami banyak berharap para kepada pembaca yang budiman untuk memberikan kritik dan saran yang membangun kepada kami demi sempurnanya Makalah ini dan kami penulis Makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga Makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya














Tidak ada komentar:
Posting Komentar